Pada hari Senin, 26 Januari 2026, bertempat di Ruang BEM Putra, telah diselenggarakan sebuah kegiatan penting dan bermakna berupa Sosialisasi Buku Digital Pemanfaatan IFP yang dimulai pada pukul 10.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini menjadi momentum berharga bagi civitas akademika untuk memperluas wawasan sekaligus memperdalam pemahaman tentang pemanfaatan teknologi digital dalam dunia pendidikan, khususnya dalam penggunaan sarana pembelajaran modern yang terus berkembang seiring dengan tuntutan zaman.
Acara sosialisasi ini dilaksanakan bersama Tim Penerbit Intan Pariwara, yang diwakili oleh M. Fahmil Rizal dan Fahrul Rozi, dua sosok yang memiliki peran strategis dalam memasarkan serta melakukan ekspansi buku-buku terbitan Intan Pariwara di wilayah Bukittinggi. Kehadiran mereka memberikan warna tersendiri dalam kegiatan ini, karena tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga berbagi pengalaman, wawasan, dan strategi dalam mengoptimalkan pemanfaatan buku digital sebagai sumber belajar yang relevan, aktual, dan mudah diakses oleh para pendidik.
Dalam kesempatan tersebut, turut disampaikan pula informasi mengenai Interactive Flat Panel (IFP), sebuah fasilitas pembelajaran yang diberikan oleh pemerintah dengan alokasi satu unit untuk setiap sekolah. Pada tahun ini, direncanakan adanya penambahan sebanyak dua hingga tiga unit untuk sekolah-sekolah tertentu, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap transformasi digital di bidang pendidikan. IFP merupakan perangkat yang cara penggunaannya menyerupai tablet, namun hadir dalam ukuran layar yang lebih besar, sehingga memungkinkan interaksi yang lebih luas, jelas, dan efektif di dalam kelas.
Perangkat IFP ini beroperasi dengan memanfaatkan koneksi WiFi karena materi yang ditampilkan berbasis website, sehingga membuka peluang besar bagi guru untuk mengakses berbagai sumber belajar digital secara langsung dan dinamis. Dalam kegiatan sosialisasi, para peserta diajak untuk mencoba secara langsung berbagai fitur yang tersedia dalam IFP, terutama yang berkaitan dengan proses mengajar secara spesifik dan detail. Praktik langsung ini menjadi sangat penting agar para guru dapat memahami setiap fungsi dengan baik dan menghindari kesalahan dalam pelaksanaan Proses Belajar Mengajar (PBM) di kelas.
Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan seluruh guru agar mampu memanfaatkan IFP secara optimal, sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung dengan lebih efektif, inovatif, dan interaktif. Melalui penguasaan teknologi yang tepat, diharapkan para pendidik dapat menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, partisipatif, dan mampu menumbuhkan semangat belajar peserta didik, sejalan dengan perkembangan era digital yang menuntut kreativitas serta adaptasi yang tinggi.
Semoga kegiatan Sosialisasi Buku Digital Pemanfaatan IFP ini menjadi langkah positif dan bermakna dalam mendukung inovasi pembelajaran di lingkungan Pondok Pesantren ABI Center. Dengan adanya kolaborasi antara pendidik, penerbit, dan dukungan fasilitas dari pemerintah, diharapkan tercipta ekosistem pendidikan yang lebih maju, adaptif, dan berorientasi pada kualitas, sehingga mampu melahirkan generasi yang cerdas, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan dengan penuh optimisme dan harapan.



Leave a Reply