Pada hari ini selasa, 11 November 2025 pada pukul 08:45. Para murid berkumpul di masjid Darul `Ulum. Karena akan diadakan seminar motivasi untuk para santri-santriwati. Pada seminar kali ini, tamu undangan yang menjadi motivasi hari ini yaitu ustadz Akbar Zainuddin, seorang penulis Novel Man Jadda Wajada dan ada 17 buku lainnyanya. Selama menjadi penulis beliau telah mengelilingi 33 Provinsi yang ada di Indonesia dan mengunjungi lebih dari 200 Ponpes di Indonesia. Kesuksesan hidup beliau dimulai dari pondok pesantren.
Selama seminar beliau sesekali mengajak santri bercanda agar kegiatan seminar tidak tierlalu membosankan bagi para murid. Di dalam seminar, beliau menyampaikan tujuan masuk pesantren ada 8 buah yaitu: Memperdalam ilmu agama, menghafal Qur’an, memperbaiki akhlak, membanggakan orang tua, menguasai bahasa Inggris dan bahasa Arab bekal sukses dunia akhirat, menggapai cita-cita dan beribadah. Adapun Tujuan dari seminar ini yaitu, memantapkan niat di pesantren, memahami kemampuan diri sendiri, berani bermimpi tinggi dan punya komitmen untuk memperbaiki diri.
Pada saat seminar beliau memperkenalkan buku baru beliau yaitu “Man Jadda Wa jada, Mondok itu seru.” dalam penyampaiannya buku itu khusus untuk para santri-santriwati, di dalamnya terdapat halaman khusus untuk untuk pesan dari orang tua, harapan diri sendiri dan lainnya. Ustadz Akbar juga memberikan cara-cara betah di pondok: Niat yang kuat, belajar mandiri, cari teman positif, ikhlas dan sabar, aktif dalam kegiatan, disiplin, terus berkomunikasi. Untuk menjadi sukses beliau juga mengajak kita untuk menghindari sikap negatif, seperti mengeluh, malas, menunda pekerjaan, membuat alasan dan menyalahkan orang lain. Di Pertengahan acara ustadz Akbar mengajak para murid-murid bermain game konsentrasi.Selama game tampak para murid-murid bersemangat dalam permainan ini, para murid-murid harus fokus, sorak sorai memenuhi masjid dikarenakan tegang. Setelah game beliau melanjutkan materinya, beliau menyampaikan cara-cara untuk menghormati guru dan cara-cara membanggakan kedua orang tua. Selesai seluruh materi selesai, ustadz Akbar memutarkan video singkat tentang orang tua yang telah berjasa di dalam hidup. Masjid yang awalnya penuh sorak-sorai berubah menjadi tangis haru dan pada akhirnya beliau mengajak murid untuk membaca Al-Fatihah bersama-sama, sebelum menutup acara beliau mengajak para murid-murid menulis di kertas “janjiku untuk orang tuaku.” dan sekali lagi beliau mengingatkan bahwa kunci kesuksesan itu adalah kebahagiaan orang tua, dan beliau mengharapkan agar kita menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Leave a Reply