MPLP In School ABI Center

Uncategorized

Hari demi hari dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Pondok (MPLP) di Pondok Pesantren ABI Center berlangsung penuh semangat dan antusiasme. Seluruh kegiatan dipusatkan di lingkungan sekolah dan asrama sebagai upaya memperkenalkan kehidupan pondok kepada murid baru secara menyeluruh. Melalui berbagai materi dan aktivitas, para murid tidak hanya mengenal lingkungan fisik pondok, tetapi juga mulai memahami budaya, nilai, dan karakter yang menjadi ciri khas ABI Center.

Para murid mengikuti sesi pengenalan pondok yang dipandu langsung oleh para guru serta kakak-kakak panitia. Berbagai materi disampaikan secara bertahap, mulai dari sejarah berdirinya ABI Center, visi dan misi lembaga, hingga program-program unggulan yang menjadi identitas pondok. Selain itu, para murid juga dikenalkan dengan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang dapat mereka ikuti selama menempuh pendidikan di ABI Center.

Tidak hanya itu, para murid juga mendapatkan penjelasan mengenai tujuan pelaksanaan MPLP, tata tertib selama kegiatan berlangsung, pembentukan gugus, penggunaan atribut dan seragam, hingga pembuatan yel-yel yang akan menjadi identitas masing-masing kelompok. Melalui kegiatan tersebut, suasana kebersamaan mulai terbangun di antara murid baru yang sebelumnya belum saling mengenal.

Materi berikutnya berfokus pada pembentukan karakter. Para murid diperkenalkan dengan 5 Pilar ABI Center sebagai landasan utama dalam menjalani kehidupan di pondok. Mereka juga diajarkan adab sehari-hari, tata cara berpakaian yang sesuai dengan ketentuan pondok, baik bagi murid putra maupun putri, serta tata cara berwudu dan melaksanakan salat sesuai tuntunan yang diajarkan Rasulullah SAW. Seluruh materi ini menjadi bekal awal agar para murid mampu beradaptasi dengan kehidupan pesantren yang menjunjung tinggi nilai-nilai Islam dan kedisiplinan.

Suasana semakin meriah ketika seluruh murid bersama-sama menyanyikan Mars ABI Center yang menjadi lagu kebanggaan ABI Center. Melalui mars tersebut, semangat persatuan, kecintaan terhadap pondok.

Salah satu kegiatan yang paling menarik perhatian dalam MPLP tahun ini adalah misi mengenal seluruh guru ABI Center. Setiap murid dibekali sebuah buku khusus MPLP yang akan menjadi pedoman selama rangkaian kegiatan berlangsung. Di dalam buku tersebut terdapat daftar nama guru yang harus dicari dan harus mendapatkan tanda tangannya, serta dilengkapi oleh setiap murid.

Tugas mereka bukan sekadar menuliskan nama, tetapi juga menemukan langsung guru yang dimaksud agar dapat mengenali wajah dan berinteraksi secara langsung. Murid pun tampak berkeliling lingkungan pondok dengan penuh semangat. Mereka bertanya kepada kakak-kakak panitia, murid senior, hingga guru-guru yang ditemui di berbagai sudut sekolah dan asrama.

Kegiatan sederhana ini ternyata memberikan kesan yang mendalam. Tanpa disadari, para murid mulai mengenal guru-guru yang kelak akan membimbing mereka selama tiga tahun ke depan. Mereka tidak hanya menghafal nama, tetapi juga mulai mengingat wajah, bidang tugas, serta menjalin komunikasi sejak awal masa pendidikan.

Sebagai bentuk keseriusan, pondok juga menetapkan bahwa buku MPLP harus diisi secara lengkap. Apabila masih terdapat nama guru yang belum berhasil ditemukan hingga kegiatan berakhir, murid akan mendapatkan konsekuensi berupa mengikuti kembali tugas tersebut pada pelaksanaan MPLP tahun berikutnya bersama murid baru. Aturan ini justru membuat para murid semakin antusias menyelesaikan tantangan yang diberikan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan pendampingan penuh dari para guru dan kakak-kakak panitia. Kehadiran mereka bukan hanya sebagai pembimbing, tetapi juga sebagai sahabat yang membantu murid baru beradaptasi dengan kehidupan pondok.

Menjelang sore, suasana MPLP berubah menjadi lebih santai. Murid putra mengisi waktu dengan bermain futsal di lapangan belakang sekolah dan berbagai permainan di lapangan hijau. Kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat pertemanan, sekaligus melepas penat setelah mengikuti berbagai materi sepanjang hari.

Di sela-sela kegiatan, masih terdengar beberapa murid menggunakan bahasa daerah saat berkomunikasi dengan teman-temannya. Hal tersebut menjadi perhatian para pembimbing yang kemudian memberikan arahan secara santun agar para murid mulai membiasakan diri menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa komunikasi sehari-hari di lingkungan pondok. Pembiasaan ini bertujuan menciptakan keseragaman bahasa di tengah murid yang berasal dari berbagai daerah, sehingga komunikasi dapat terjalin lebih baik tanpa menghilangkan rasa saling menghargai terhadap keberagaman budaya yang dimiliki masing-masing.

Melalui seluruh rangkaian kegiatan ini, MPLP ABI Center bukan sekadar menjadi ajang pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi proses awal pembentukan karakter, kedisiplinan, kemandirian, dan kebersamaan. Diharapkan setiap murid mampu memulai perjalanan pendidikannya dengan semangat baru, mengenal lingkungan pondok dengan baik, serta tumbuh menjadi generasi yang berilmu, beradab, dan siap mengamalkan nilai-nilai keislaman.

 

Tags :

Uncategorized

Share This :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Have Any Question?

Do not hesitage to give us a call. We are an expert team and we are happy to talk to you.