
Pada hari Jum`at 1 Agustus diadakan wawancara bersama salah satu mudabbirah (Sebutan untuk senior) yang langsung turun ke dunia anak kelas 7 (anak baru) baik dalam lingkungan asrama maupun seolah, semua dalam pantauan mudabbirah, ada banyak yang dilakukan seperti berkumpul, bertukar cerita, mendengarkan segala apa yang ingin disampaikan oleh adik-adiknya, Ketika adik-adik sedang kesusahan maka mudabbirah akan siap membatu dengan semampunya, namun tetap mengajarkan kemandirian kepada adik-adiknya, selain itu Ketika ada permasalahan maka akan dibantu dengan memberikan pengarahan dan solusi, tidak sedikit dari mereka yang berhasil menyelesaikan permasalahan itu, hal ini membuat antara adik-adik dengan mudabbirah menjadi dekat.
Mudabbirah juga berperan dalam mengayomi adik-adiknya seputar adab dan kehidupan di pondok pesantren, mudabbirah akan langsung menegur bagi adik-adik yang berbicara tidak beralamat atau tidak berujung kepada yang lebih senior, guru, dan orang yang lebih tua, kemudian cara berbicara yang kasar atau tidak senang jika didengar, hal ini tentu menjadi alasan murabbirah untuk membuka forum yang didalamnya membahas tentang menghargai, agar kedepannya diubah.
Pelibatan Pembina dan Ustadzah pengasuhan akan dilibatkan dengan cara musyawarah mengenai upaya agar adik-adik lebih patuh, disiplin, dengan aturan yang ada, adanya pelatihan kepempinan seputar adab selayaknya muslimah sejati. Jika Aini, salah satu dari mudabbirah dari asrama Ma`wa, jika aini marah atau kesal dengan adik-adiknya maka akan menegur agar adik-adiknya sadar dengan kesalahan mereka.
Dalam penguatan mental dan spiritual mudabbirah , Aini akan sabar Ikhlas dan tabah jika mendapatkan adik-adiknya yang susah diatur, bila dinasehatkan mereka dongkol, mudabbirah harus tau bagaimana karakteristik sifat adik-adiknya, jika mereka berbuat salah, mudabbirah harus tau apa yang ia perbuat kepada adik-adiknya agar kesalahan tidak terulang lagi. Aini selaku mudabbirah dan yang lainnya, harus tau dimana mereka harus meletakkan diri mereka di tengah adik-adik, agar silaturrahmi terjalin selayaknya kakak dan adik. Para mudabbirah terus berusaha dan tidak menyerah ditengah jalan. Jika ada masalah yang terjadi, maka harus percaya bahwa ada Allah disamping mereka.
“Saya Nu`aini dari Assistant Media sebagai pewawancara mudabbirah, ingin menyampaikan terimakasih kepada Aini karena telah mau bekerja sama atas keterbukaannya dalam memberikan informasi mengenai perkembangan para adik-adiknya diasrama, saya berharap kepada semua mudabbirah tetap semangat menjalankan amanah besar yang yang diberikan, tetap semangat, setiap proses yang dijalankan pasti akan menumbuh hasil atas apa yang perbuat.”
Leave a Reply