Wisuda Tahfidz Generasi II ABI Center

Uncategorized

Wisuda tahfidz ini adalah hari puncak dari perjuangan yang panjang dari jauh-jauh hari. Murid putra dan putri tidak mampu menggapainya dengan waktu yang singkat, ada proses menghafal, murajaah, tasmi` hingga persiapan hari wisuda. Guru membentuk panitia persiapan wisuda yang diketuai oleh Ustadz Yunardo, usai diadakan rapat yang dilakukan secara berkala, lalu dihasilkan keputusan bahwa kegiatan diselenggarakan di dalam masjid Darul `Ulum, didalamnya dihias dan didirikan pentas untuk penyerahan sertifikat dan bedali hafalan, seluruh murid yang wisuda berjumlah 70 orang, yang terdiri dari 35 murid putra dan 35 murid putri. Setelah masa tasmi` usai, maka dilanjutkan dengan persiapan demi persiapan, gladi dilakukan mulai semenjak h-2 acara. Pada tanggal 14 Februari seluruh keluarga ABI Center mengikuti kegiatan Wisuda Akbar.   Acara dibuka pada pukul 07:30 WIB. Usai itu dilanjutkan dengan penyampaian sepatah kata yang disampaikan oleh ketua panitia “Ini merupakan serangkaian acara yang berawal dari kerja keras murid dan dukungan semua pihak. Semoga menjadi motivasi bagi murid lainnya dalam menambah hafalan lainnya. Terimakasih kepada seluruh panitia, ustadz/ ustadzah, bapak/ ibu yang terlibat, juga kepada orang tua yang telah memberikan dukungan penuh derta mendoakan hingga acara ini dapat terselenggara dengan baik, kami menyadari dalam pelaksanaan ini masih terdapat banyak kekurangan, oleh karena itu, saya selaku ketua panitia mewakili yang lainnya meminta maaf.” Ucap ustadz Yunardo.   Kemudian acara dilanjutkan dengan sepatah kata dari direktur ABI Center. “Semua murid kita memiliki potensi, namun di ABI Center, mulai diwisuda adalah murid yang memiliki hafalan 3 Juz, pada hari ini ada murid kita yang memiliki hafalan 15 juz, dari murid SCU (Sekolah Calon Ulama), usai itu pesan kepada murid yang wisuda hari ini agar menjadi permulaan dalam memahami Al-Qur`an, sebaik-baik orang adalah orang yang mempelajari Al-Qur`an dan menjadi pengajar Al- Qur`an. Menggunakan ilmu Al-Qur`an dalam mencapai ilmu-ilmu lainnya.” Ucap ustadz Abdullah Zaki Alhumaidi.   Pengarahan dari Ketua Bidang Pendidikan “Berharap murid ABI Center mampu meningkatkan dan terus melatih diri dengan Al-qur`an, menjadi kebanggaan orang tua dan menjadi penerang di surga nanti.” Harapan besar dari ustadz Aliwizar Malik.   Juga pengarahan yang berharga serta membuka mata seluruh yang hadir “Mengapa murid ABI Center bisa diwisudakan pada hafalan 3 juz karena murid ABI center dinilai mampu mencapai tahap itu, tidak mengurangi maksud dari niat baik diadakannya acara ini. Bahwa dari hafidz/hafidzah yang mengikuti wisuda hari ini sudah melakukan langkah yang baik. Mutiara itu karena banyak ditempa, menjadi berharga, mutiara itu tidak sembarangan muncul begitu saja, dipilih dan tidak asal-asalan, di gosok, dijemur, dipanaskan, banyak proses yang dilewati, berbeda dengan  batu bata yang ditepi jalan, tidak ada yang memperebutkan, begitulah ustadz/ustadzah, bapak/ ibu, Abi/Umi menginginkan murid ABI center dibentuk menjadi batu permata, dibangunkan jam 3, jadi kalau antum mengeluh, maka bersiaplah antum menjadi batu bata. Nah, antum nanti keluar dari ABI Center menjadi penghafal maka akan lebih berharga, jangan kesal dengan guru-gurunya, disini ketat sekali, berat sekali, dan segala macam, itu adalah proses. Saya mendapat cerita dari wali murid, kenapa pondok pesantren itu banyak sekali aturannya, susah bertemu dengan anak, lalu saya jawab, kalau susah bertemu dengan anak, jangan sekolahkan di pondok, masukkan saja ke MTSN, Tsanawiyah atau SMP, bapak ibu mau bertemu usai ujian dihari itu saja, bisa. Namun jika di pondok tidak bisa, ada aturannya, aturan itu tidak dibuat untuk menyusahkan bapak/ibu, tapi untuk melatih anak. Kalau bangun jam 3, kenapa? Kalau tidak air habis, kena iqob, bisa mengaji, bisa tahajud, kalau anak tahajjud siapa yang didoakan? Tentulah orang tua juga, tapi kalau dirumah, jangan dilakukan, karena kasihan, kalau dididik dengan bersama mereka kuat, kalau sendiri, stres anak. itulah kekuatan jamaah.” Ucap ustadz Yunaldi.   Usai itu acara dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada 3 orang putri, yaitu Salwa Annisa, Mutia  Putri, dan Najwa Rabbia, lalu kepada 3 orang putra, yaitu Abdul Rahman, Muhammad Fikrul Irsyad dan Khalis Rabbani. Mendapat sertifikat wisudawan/wisudawati terbaik pada wisuda generasi II ini. Acara dilanjutkan dengan penyerahan seluruh medali dan sertifikat kepada seluruh wisudawan/wisudawati secara bergilir. Usai itu acara ditutup dengan pemberian mahkota kepada orang tua, doa dan foto bersama.        
Tags :

Uncategorized

Share This :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Have Any Question?

Do not hesitage to give us a call. We are an expert team and we are happy to talk to you.