Abi Hamdi Memberi Ruang Sebagai Pelipur Lara dari Kehidupan yang Tak Sesuai dengan Harapan

Uncategorized

Dalam surat Al-Anbiya ayat 35, setiap yang bernyawa pasti akan menemukan ajal. Kadar iman sebagai penguji, diuji dengan 2 hal, yang tidak disukai dan yang disukai, Syar (Kebencian) berbeda dengan upaya yang dilakukan. Diuji juga dengan hal yang disukai, khususnya orang beriman, dalam surat Al-Ankabut ayat 2, manusia mengira, menerka Allah membiarkan, padahal Allah menguji, kehidupan sudah Allah takdirkan, sebelum kita lahir, lalu yang diluar rencana kita, lalu tidak sesuai keinginan, itulah takdir, cobaan dari Allah, mampu atau tidak, ada yang melukai psikis, ada pula fisik, ujian jawabannya dengan iman. rezeki itu sesuai dengan usaha, yang kita tahu hari ini adalah selalu berusaha, rezeki ranahnya Allah.   pertanyaan dari Buk Ira “Perkumpulan batin, berharap kepada Allah, dicukupkan dan dihindarkan dengan yang tidak sesuai, apakah doa itu tidak mematuhi Qada dan Qadar, Abi?” Jawaban Abi: “Doa tempat kita meminta kepada Allah , orang berdoa mengakui kelemahannya, jika tidak bisa minta ke Allah, apapun yang diucapkan insya Allah akan dikabulkan, jangan sombong karena Allah begitu benci kepada orang yang sombong, yang tidak mau berdoa kepada Allah.”   Pertanyaan dari Zah Dina  “Diluar kemampuan, besok semangat, besoknya lagi menyerah, apa naik turunnya iman mempengaruhi ibadah, Abi? Kemudian Abi menjawab, “isi lagi iman, terus berulang, minta sama Allah ketika tidak mampu, ulang lagi doanya, pikirkan yang baik, serahkan kembali kepada Allah, seluruh tenaga, lelah hati, fisik, makin sabar makin tipis, maka pakai doa, minta ke Allah, pergi ke majelis, ke kajian isi dengan kegiatan baik, curhat cukup kepada Allah, Shalat sebagai bentuk meminta kepada Allah, Nabi ketika mengalami sesuatu, shalat 2 rakaat, ditengah malam meminta, dalam keadaan sedih maka berdoalah, kemenangan akan diraih dengan kesabaran. Allah tidak akan membebani sesuatu yang ada diluar kemampuan kita. Ujian itu sebentar namun kita dalam posisi terdesak.” Maka jadilah kuat atas hari-hari yang telah panjang berisikan perjuangan.   Kajian ini merupakan bentuk ABI Center mengembalikan diri kepada yang lebih baik, agar kegundahan yang dirasakan oleh setiap pendidik dan tenaga pendidik mampu menemukan penawarnya dan mampu kembali bangkit, menjalani hari-harinya yang lebih bermakna, sehingga murid-murid ABI Center memiliki guru yang jiwanya tetap terus diisi dengan nasehat-nasehat, salah satunya dari nasehat Abi Hamdi selaku Pimpinan Pondok Pesantren ABI Center. Kegiatan ini tentu sangat bermanfaat, di tengahnya jadwal yang padat, ABI Center memberikan sedikit ruang untuk mengisi rohani yang sempat terampas oleh kerasnya perjalanan dunia.
Tags :

Uncategorized

Share This :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Have Any Question?

Do not hesitage to give us a call. We are an expert team and we are happy to talk to you.