Sejarah Kamang

Uncategorized

Redaksi : Lathifatl Anum Kamang adalah sebuah daerah yang terletak di kabupaten Agam, Sumatera Barat, Indonesia. Kamang memiliki sejarah yang sampai kini masih berbekas di hati dan pikiran, terkhususnya bagi orang Minangkabau. ABI Center Berdomisili di Kamang, Karena itu ayo kita mengetahui bagaiamana Kamang sebelum adanya ABI Center.   Kamang adalah sebuah daerah yang pernah berperang melawan Belanda. Pada tanggal 15 Juni tahun 1908 silam, Kamang menolak akan hadirnya kebijakan baru, yaitu pajak yang ditetapkan oleh Belanda untuk masyarakat Indonesia. Pada hari yang sama pula, menjadi puncak pergerakan anti penjajakan dari gerakan rakyat Sumatera Barat dalam menentang penjajahan yang kemudian diikuti oleh gerakan anti penjajahan di daerah lain. Pasukan Belanda mendatangi Kamang dari berbagai rute, siap untuk menerkam orang-orang yang tidak terimakasih akan kebijakan yang telah mereka tetapkan.   Namun sungguh sayang, pasukan Belanda kalah akan kekuatan masyarakat Kamang yang telah bersatu padu. Belanda banyak menerima dampak buruk setelah terjadinya perang melawan Kamang, diantaranya: Belanda rugi besar, kehilangan banyak pasukan, kerusakan kendaraan, dan beberapa tokoh pahlawan lalu diasingkan ke Belanda.   Tak ada hidup yang abadi, begitu pula dengan para pahlawan yang gugur di medan perang demi kesejahteraan bersama. Banyak yang gugur dalam perang kamang, baik dari kalangan rakyat biasa maupun para pahlawan bangsa. Diantara pahlawan yang gugur adalah H. Abdul Manan, M. Salah, Datuak Rajo panghulu dan istrinya Siti Aisyah. Hingga kini, masyarakat yang tinggal di daerah Kamang melakukan perayaan tahunan untuk mengingatkan akan perjuangan para masyarakat Kamang yang ikut serta berperang dan juga atas kemenangan yang telah diperoleh. Masyarakat Kamang melakukan perayaan tahunan dengan cara membawa obor di tangan mereka masing-masing pada malam hari, lalu berjalan dari simpang. Pintu Koto hingga sampai di makam pahlawan yang gugur di medan perang Kamang (Perang Belasting) Mereka memanjatkan doa bersama untuk kebaikan para pahlawan di alam kubur.   Selain itu di jalan Sudirman, kelurahan Sapiran, kecamatan Aua Birugo Tigo Baleh, Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat terdapat sebuah tugu yang dibangun oleh Belanda, Tugu ini dibangun oleh Belanda untuk mengenang prajurit yang gugur dalam perang Belasting dan Manggopoh. Namun, bagi masyarakat Kamang tugu tersebut menjadi pengingat akan perjuangan lalu.    Tidak hanya berakhir di sana, Kamang juga melahirkan banyak pejuang, salah satunya Tuanku nan Renceh yang memiliki nama asli Abdullah, lahir di Medan, jorong Bansa yang sebelumnya adalah dari nagari Kamang Mudiak kemudian dipisah menjadi  nagari Kamang Tangah Anam Suku pada tanggal 13 Desember tahun 2022. Tuanku nan Renceh lahir pada 1762 dan wafat tahun 1832 dalam perang Padri. Menurut catatan Belanda belum memiliki ulama Minangkabau, disamping itu, Tuanku nan Renceh atau Abdullah ini merupakan pimpinan kamum Padri dan juga pejuang gerakan inti penjajahan.   Kamang merupakan salah satu yang ,menjadi saksi bisu tentang pertumpahan darah pada perang Paderi yang terjadi pada tahun 1803-1838, perang ini terjadi karena adanya perselisihan antara kaum Paderi (Kaum ulama reformasi yang ingin menerapkan syariat Islam) Pendapat kaum adat (bangsawan dan kepala adat yang ingin mempertahankan tradisi). ketika perang terjadi, kaum adat meminta bantuan kepada Belanda. Singkat cerita, lambat laun kedua belah pihak sadar bahwa Belandalah musuh utama mereka. Akhirnya kaum Padri dan kaum adat menyatukan kekuatan untuk melawan Belanda, untuk melindungi diri dari serangan Belanda, Imam Bonjol selaku tokoh utama dalam perang Padri bersembunyi di salah satu goa yang bernama Ngalau kalam di nagari Mudiak, yang juga menjadi benteng pertahanan yang susah untuk ditembus oleh Belanda.   Ternyata Kamang memiliki corak warna indah yang selalu mewarnai langit Kamang memiliki sejarah yang unik. Kamang juga banyak melahirkan para pejuang bangsa yang memiliki rasa nasionalisme.   
default
Tags :

Uncategorized

Share This :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Have Any Question?

Do not hesitage to give us a call. We are an expert team and we are happy to talk to you.