Hari ABI “Palasik, Jimat, Rasi Bintang, Dukun” 18 April 2026

Uncategorized

  1. Apakah setiap orang punya penjaga gaib nya, Abi?
Kata imam al hafidz bahwa orang yang mendekatkan diri kepada Allah, maka akan ada penjagaan langsung dari Allah yang diperintahkan kepada malaikat, namun jika dimaksudkan penjaga berasal dari jin sebagai penjaga, lalu dipercaya yang menjaga agar aman, maka tidak ada yang Allah tugaskan secara khusus kepada jin untuk menjaga manusia.  
  1. Apakah ada penjagaan manusia secara khusus lalu dipanggil dengan Jin Qhodam. 
Pada perintah Allah ada malaikat yang menjaga sebuah wilayah, yaitu di haramain, najun manusia memiliki qorin, ada dua, yang mendampingi manusia dan cenderung melakukan amal shalih, lalu pada kebalikan dirinya yaitu mempengaruhi diri manusia dalam melakukan keburukan. Qodam adalah malaikat yang ditugaskan Allah untuk beberapa manusia saja, hanya untuk 2 Rasul. Manusia yang mengaku memiliki qodam, maka dialah yang qadam, karena syaitan tidak akan membantu manusia kecuali pada keburukan, sehingga manusia yg melakukan serikat dengan syaitan, melakukan syirik, menipu, dan keluar dari aqidah, tidak mempercayai penjagaan Allah, sesat, sudah dikendalikan oleh shaitan, padahal syaitan dan jin tidak unggul dari manusia. Penjagaan yang terbaik adalah dari Allah SWT. Manusia yang meninggal dalam keadaan melakukan serikat dengan syaitan maka jika meninggal akan dilanjutkan dan mencari keluarga lainnya, akan didatangi siang malam, ke mimpi, dan akan terputus serikat itu jika penangkal, jimat, dan lainnya dihancurkan, dan bertaubat.  
  1. Apakah boleh berobat ke dukun kampung, Abi?
Ketika ke dukun, maka identik dengan meramal, mencoba mencari tahu hal yang tersembunyi, menggunakan media atau alat makan itu disebut arraf, yang dilakukan untuk ramalan, namun jika dilakukan kerjasama dengan syaitan maka akan berusaha menerawang, mendahului takdir, seolah yang mengetahui hal masa depan bisa diketahui dari syaitan, kemudian rasi bintang yang membawa pengelompokan tanggal, lalu meramal bahwa akan terjadi sesuatu di masa depan, jika percaya maka jatuh kepada perbuatan syirik. Allah tidaklah menurunkan penyakit tanpa menurunkan obatnya, ada juga yang tidak mau obat, hanya berdoa, karena yang mengobati hanya Allah, namun hal ini juga kesalahan, kita boleh berobat kemana saja namun bukan menjadikan yang mengobati sebagai pemberi sehat, jika hal itu terjadi, maka posisinya sudah sama dengan Allah, dan jatuh ke syirik, namun jika ikhtiar, mengobati, karena yang mengobati dengan ilmu pengobatan, maka menjadi perantara kesehatan, namun sehat tetap karena Allah. Sekarang dukun ingin mengobati, tidak ada hal haram, berisikan obat obat, rempah, itu tidak masalah, namun jika diambil obat lalu dibawa ke dukun, diberi mantra dan obat, maka syirik. Baik itu dukun kampung, kota, desa, maka dibolehkan asal tidak ada unsur haram dan syirik.
  1. Apa hukum mengikuti perintah orang tua untuk berobat ke orang pintar, dukun kampung, Abi?
Apapun perintah orang tua, maka didengar, jika perempuan sudah menikah maka pindah patuhnya ke suaminya, namun jika perintah mendurhakai Allah maka tidak boleh diikuti.   
  1. Apa hukumnya menggunakan memakai jimat (bawang putih, kain yang terbungkus, gelang besi) agar terhindar dari palasik, Abi?
Tamimah, sebuah keyakinan di masyarakat yaitu palasik, ada penyakit karena pandangan mata yang dengki dan dendam kesumat, sehingga membuat bayi cenderung menangis, melalui pandangan mata orang dengki, cemburu, tidak senang, bisa syaitan gunakan dalam menghantarkan penyakit ke orang yang dilihatnya, sakit terus, tidak bisa dideteksi oleh alat, karena pandangan dengki ke orang yang kurang imannya (zikirnya kurang, tidak kuat doanya, banyak maksiat) maka bisa menjadi sakit. Pakai tangkalan kejahatan menggunakan 3 Qul, jangan dengan benda. Oleh karena itu ABI Center ada kegiatan Dzikir pagi dan sore. Untuk menangkal syaitan.   
  1. Ari-ari bayi apakah wajib dikuburkan agar tidak terkena bahaya untuk bayi, Abi?
Disunnahkan dikubur agar tidak diambil atau dibuang ke sembarang tempat, jangan sampai mengundang binatang memakannya, ada baiknya dikuburkan, tidak dikubur tidak masalah karena ari-ari yg sudah lepas maka tidak ada kaitannya dengan bayi itu lagi, namun sunnah dikubur karena asalnya dari tanah, untuk menghindari diri dari perantara penyakit yang dibawa setan ke bayi.
Tags :

Uncategorized

Share This :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Have Any Question?

Do not hesitage to give us a call. We are an expert team and we are happy to talk to you.